Arsip Kategori: Belajar Komputer

Cara Mengatasi Eror pada printer Brother

Setiap penggunaan perangkat/hardware komputer tidak lepas dari adanya troubleshooting….

Selalu ada masalah, baik ringan, sedang hingga berat dan harus ganti sparepart. Kali ini, saya mencoba membantu membantu mengatasi khusus untuk Printer Brother Laser type HL2140.

Beberapa eror/troubleshooting yang terjadi diantaranya :

  1. Led Toner nyala kuning, ini pertanda toner tidak bisa berfungsi/macet disebabkan penggunaan toner sudah mencapai point tertentu hingga berhenti beroperasi. Langkah yang perlu dilakukan yakni dengan cara mereset toner sebagai berikut : a. Matikan printer; b. Buka penutup printer; c. Tekan dan tahan tombol standy kemudian nyalakan printer; d. Tekan 2x tombol standby; e. Tekan 5x tombol standy, tunggu 10 sekitar 10 detik; f. Tutup penutup toner; g. Matikan printer; h. Kemudian printer nyalakan lagi. Jika Led toner berwarna hijau, berarti printer sudah bisa digunakan. Jika masih eror disarankan untuk ganti toner cartridge.
  2. Eror blink/paperjam, ini menandakan  ada sesuatu menghalangi kertas untuk melewati proses printing, dengan kata lain kemungkinan besar ada kertas nyangkut di dalam printer. Cara mengatasinya: a. Matikan printer; b. buka penutup toner; c. keluarkan toner cartridge; d. buka tutup di belakang printer; e. Tarik kertas perlahan-lahan hingga lepas, hati-hati jangan sampai sobek; f. masukkan kembali toner cartridge dan tutup kembali termasuk tutup belakang juga ditutup; g. Nyalakan printer dan siap digunakan.
  3. Test Printer Brother HLL2140. Anda juga bisa melakukan test printer tanpa melalui pc/laptop. Cukup tekan tombol printer 3x, pastikan ada kertas tersedia di tempat kertas printer.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Iklan

Printer Epson LSeries terbaru

Hai apa kabar…
Setelah sekian lama kami tidak mengisi blog ini, banyak bermunculan printer jenis baru, tak terkecuali Printer Epson.
Sedikit merunut perkembangan printer Infus sejak printer Epson C41, C43, C45, T11, T20, T13 dan type sejenisnya, yang mana kita mengenal infus konvensional.
Generasi kedua ditandai infusan dari pabrik sejenis L100, L200, L300 dan sejenisnya yang mana dalam pengisiannya dianjurkan untuk selalu menggunakan tinta Epson Original dan harus memasukkan serial number.
Kini di generasi ketiga, Infusan pabrik semakin praktis, tidak perlu lagi memasukkan serial number, jika kehabisan tinta kita tinggal mengisi saja secara manual, printer langsung bisa dipakai. Type ini dimulai dengan keluarnya Printer Epson L110. L210, L310 dst.
Berikut sekilas cara merakit hingga printer Epson LSeries siap dipakai:
1. Buka dos printer,keluarkan semua kelengkapan printer.
2. Langkah berikutnya lepas isolasi yang melindungi head, penarik kertas, inktank dll.
3. Tahap pengisian, miringkan botol ink tank, lalu masukkan seluruh tinta satu persatu (pastikan printer belum terhubung ke listrik/mati)
4. Setelah semua terisi penuh, berdirikan botol tinta, lalu nyalakan printer (pastikan semua isolasi sudah dilepas, terutama yang berkaitan dengan head)
5. Tunggu proses cleaning/pengisian tinta sekitar 25 menit (dengan ditandai lampu berkedip), setelah lampu tidak berkedip lagi, bisa dipastikan proses pengisian sudah selesai.
6. Printer siap dipakai, lakukan instalasi software sesuai petunjuk/manual book atau hubungkan kabel printer usb ke cpu/laptop lalu masukkan CD Driver, ikuti proses hingga selesai.

Semoga bermanfaat

Scanner

Tahukan anda, apa itu scanner, fungsinya dan jenisnya? berikut ini saya mencoba menjelaskan berbagai hal tentang scanner termasuk cara penggunannya.
Scanner ada salah satu hardware/perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memindah atau mengcopy dari lembaran data ke dalam bentuk file. File yang dimaksud bisa dalam bentuk dokumen (doc, txt) atau gambar (jpg,jpeg,bmp, tif dsb), juga scan klise/film photo (bisa menggunakan scanner harga di kisaran 500 rb).
Berdasarkan pengalaman saya, scanner yang mendukung untuk men scan dokumen adalah scanner canon dimana disitu disertakan program omnipage untk menscan dokumen dalam bentuk text.
Sedangkan scan gambar dapat dilakukan oleh semua jenis scanner, seperti canon, epson, brother, hp, dsb.
Scan klise/film hanya bisa dilakukan oleh scanner yang mendukung scan film, harganya lebih dari 2 kali lipat scanner standar.
Sekarang, hampir semua merk printer juga menjual printer multifungsi, yang salah satu fungsinya juga mendukung scan, namun kebanyakan hanya mendukung untuk scan text.
Bagaimana cara menscan ?
Hampir semua program applikasi mendukung scan, dari fasilitas windows ada program scan and fax, juga bisa dimanfaatkan untuk menscan gambar, yang paling banyak dipakai adalah menggunakan photoshop, corel, acdsee atau program bawaan scanner. Ada beberapa cara scan misalnya, dari corel anda bisa melalui file – import – from scanner. Photosphop melalui file – import – pilih jenis scanner, atau acdsee melalui file – get photo – from scanner atau ms word melalui insert – picture – form scanner dsb.
Setelah anda berada di menu scan, jangan lupa di custome kemudian preview terlebih dulu, pastikan area yang akan discan kemudian perintah scan. Selanjutnya simpan hasil scan di folder yang mudah dicari/dikenal.

Selamat mencoba !

Baca juga : http://web.ipb.ac.id/~anita/cara_scan_foto.htm

Printer

Setelah kita merakit/memiliki perangkat komputer (CPU, Monitor, Keyboard dan mouse) tidak lengkap rasanya kalau belum memiliki printer.Printer berasal dari kata print yang artinya cetak, printer dapat diartikan alat untuk mencetak melalui komputer.

Saya mencoba mengklasifikasi printer sebagai berikut :

1. Printer Dot Matrix, yaitu printer yang dalam proses pencetakannya menggunakan dot/jarum dan medianya adalah pita. Cartridge nya sering disebut dengan Ribbon Cartridge. Contohnya : Printer Epson LX 800, Printer Epson LX300, Printer Epson LQ1050, Printer Epson LQ 2180 (Dot matrix mayoritas printer epson), Printer Panasonic, NEC, dan Brother juga ada.

2. Printer Tinta, yaitu printer yang mengandalkan tinta cair dalam proses pencetakan. Ada2 jenis dan fungsi printer diantaranya printer saja dan printer multifungsi. Sebagai Contoh Printer Epson ada Stylus C43/C45, C58, C79, C90,T11,T20, T13, R230 dsb, sedangkan multifungsi diantaranya CX3100, CX2800, CX7300, TX111, TX210 dsb. Tidak hanya Epson, Canon, Brother dan HP juga mengeluarkan jenis serupa.

3. Printer Serbuk/Laser, yaitu printer yang mengandalkan tinta serbuk dalam proses pencetakan. Hampir sama dengan printer tinta, yaitu ada printer laser saja dan ada juga yang multifungsi. Sebagai contoh : Printer HP Laserjet 5L, 6L, 1020, 1010, 1200, merk lain seperti Canon LBP2900, Brother HL2140, Samsung ML2010 dsb.

Cara Merakit Komputer

Pada prinsipnya merakit komputer tidaklah sulit namun juga harus memahami betul perangkat hardware yang dipasang termasuk kemungkinan-kemungkinan terjadinya konslet saat pemasangan, maka kehati-hatian disini sangat penting. Jika Anda kurang atau masih dalam proses belajar merakit, pastikan ada orang berpengalaman yang mendampingi Anda.

Berikut ini kami jelaskan beberapa tahapan dalam merakit sebuah komputer :

A. Perlengkapan/alat penduk

Perlengkapan/alat-alat pendukung yang diperlukan untuk merakit komputer, diantaranya :

1. Obeng bintang/plus (+)

2. Obeng minus (-)

3. Tang cucut/tang kecil.

4. Tang potong.

5. Tali kawat (optional).

6. Baut (drat kasar dan halus)

7. Stop Kontak listrik/Stavolt.

8. Avo meter (optional).

9. Kabel AC.

10. Meja

B. Perangkat Hardware / Software

Ketika Anda akan merakit komputer, hardware yang diperlukan diantaranya :

1. Casing, Misalnya Simbadda Sim X

2. Motherboard, Misalnya Assrock G41M

3. Processor, mislanya Intel Pentium E5700

4. Memory, misalnya DDR III 2 Gb Visipro

5. Harddisk, misalnya Seagate Sata 500 Gb

6. DVD Rom, misalnya DVD RW LG SATA 24X

7. VGA Card, misalnya ATI Radeon 1 Gb (Optional).

8. Software Windows 7 Home Basic.

C. Cara Merakit

1. Ambil Casing terlebih dulu, buka tutup samping dengan melepas baut menggunakan obeng plus, jika ada perlengkapan di dalam, keluarkan semua.

2. Letakkan casing di atas meja, posisikan tutup samping yang telah dibuka tadi di atas untuk mempermudah perakitan. Ganti penutup port (belakang casing) dengan penutup yang sesuai dengan Motherboard (Motherboard baru biasanya menertakan).

3. Ambil Motherboard, sebaiknya Processor juga sekalian dipasangkan terlebih dulu. Khusus yang satu ini harus hati-hati, pastikan letak processor dipasangkan secara tepat, jangan miring/terbalik, sebab bisa mematahkan kaki processor di motherboard. Setelah terpasang dengan baik, kemudian kunci tuasnya. Selanjutnya pasang heatsink/kipas processor dengan hati-hati. Kunci heatsink dengan menggunakan obeng minus, jangan lupa pasang kabel kitas pada Motherboard. Anda juga dapat langsung memasang memory DDR III ke slot yang tersedia, perhatiakan model slot dan coakan/lekukan, kalau sudah yakin Anda dapat langsung menancapkan memory ke Slot, jangan lupa kunci kanan kuri hingga kuat.

4. Setelah Motherboard, Processor dan memory terpasang dengan baik, pasangkan pada casing, dengan terlebih dahulu memasang penyanggah motherboard dengan menggunakan tang cucut (biasanya di Casing baru sudah tersedia) dengan mencocokkan letak baut di motherboard. Kemudian pasang motherboard dan baut dengan hati-hati.

5. Setelah Anda selesai memasang motherboard, Anda tinggal memasang DVD ROM (Digital Video Disk Read Only Memory) dan Hard disk pada tempat yang tersedia dan VGA (Video Graphic Adapter) pada port PCI (Peripheral Computer Interconnect) Express. Jangan lupa semua dibaut yang kuat dan hati-hati.

6. Selanjutnya pemasangan kabel-kabel di Casing atau biasa kita sebut CPU (Central Processing Unit), pertama pasang kabel ATX 24 pin terlebih dahulu, berturut-turut dilanjutkan dengan memasang kabel power dan kabel Data SATA Harddisk dan DVD RW (Read Write). Pemasangan kabel ini harus hati-hati, jangan sampai terbalik, jika kabel power yang terbalik bisa terbakar.

7. Terakhir Anda tinggal merapikan kabel-kabel di dalam CPU dengan tali kawat, ini untuk menghindari kabel-kabel tersebut menyentuh kipas-kipas yang ada di CPU.

D. Test

CPU telah selesai Anda rakit, sekarang tinggal mencoba/test dengan perangkat yang lain sehingga lengkap menjadi 1 unit komputer.

1. Siapkan perangkat/hardware pendukung, seperti monitor, keyboard dan mouse.

2. Posisikan CPU dalam keadaan berdiri, kemudian tancapkan kabel data monitor ke CPU dibagian belakang CPU  (pastikan posisinya tidak terbalik, perlu kehati-hatian), kemudian keyboard dan mouse pada port Ps/2 di CPU atau kalau USB ke port USB yang tersedia. Jangan lupa tancapkan pula kabel power AC ke CPU dan monitor.

3. Jika sudah selesai dan dipastikan tidak ada kesalahan sedikitpun , nyalakan CPU dengan menekan tombol power pada CPU (biasanya ada tanda gambar setengah lingkaran atau tombol yang lebih besar daripada tombol yang lain/Reset). Dalam keadaan normal layar monitor akan langsung menyala.

4. Jika sudah nyala normal Anda tinggal menginstalasi softaware, dapat berupa windows atau linux, suka-suka Anda.

E. Menginstalasi System Operasi

Dalam hal ini saya tidak akan menjelaskan instruksi satu-persatu proses instalasi, namun ada beberapa hal yang dapat Anda pahami dan coba dalam menginstalasi system operasi. Saya coba mengulas teknik menginstall yang benar, misalnya windows XP/Windows 7.

1. Pertama kali Anda mesti cek BIOS terlebih dulu untuk memastikan boot awalnya dari CD/DVD ROM dengan menekan Del/F2 pada keyboard pada saat Anda baru menyalakan komputer. Setelah muncul cek Boot nya, set pada posisi Boot CD/DVD ROM, sekalian juga seting yang lain, misalnya Date and Time. Jika sudah selesai SAVE and Exit/F10.

2. Masukkan CD Windows XP/Windows 7, ikuti proses dan lakukan partisi sesuai kebutuhan Anda. Ikuti terus proses instalasi, jika membutuhkan inisial masukkan inisial dan serial number.

3. Jika Anda pemula pilih saja pilihan standard/Typing. Ikuti proses hingga Selesai proses instalasi, jika perlu terkoneksi ke internet koneksikan jika tidak pilih skip/abaikan.

4. Jika Windows sudah selesai, Anda tinggal menginstalasi software/driver motherboard secara lengkap. Selanjutnya Anda dapat menambah aplikasi sesuai kebutuhan, misalnya MS Office, ACDSee, Photo Shop, Corel dan sebagainya. dan jika ada printer, install juga printer

5. Komputer siap digunakan.

Selamat mencoba merakit komputer

Baca juga :

http://pelajar-kritis.blogspot.com/2008/12/cara-merakit-komputer-beserta-gambarnya.html

Pengetahuan Hardware dan Software

Hardware disini saya terjemahkan sebagai Perangkat Keras. Dapat diartikan juga semua perangkat komputer yang dapat kita lihat dengan kasat mata/fisik atau segala sesuatu yang dapat kita sentuh secara fisi.

Saya mencoba mengklasifikasi hardware di komputer :

1. CPU

2. Monitor

3. Printer

4. Scanner

5. LCD Proyektor

6. Aksesoris pendukung

7. Laptop

Software

Software disini dapat diartikan perangkat lunak atau program yang ada di dalam komputer.

Saya mencoba mengklasifikasi sebagai berikut :

1. Operating System

2. Program Aplikasi

3. Bahasa Pemrograman

Baca juga http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_keras

dan http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak

Dasar Ilmu Komputer

Komputer berasal dari kata comput yang berarti menghitung, computer berarti alat yang diciptakan untuk menghitung, ini dapat diartikan bahwa pada awalnya  komputer diciptakan sebagai alat bantu menghitung atau mempermudah cara menghitung.

Komputer mengalami perkembangan yang sangat pesat, hingga muncullah berbagai fungsi dengan kegunaannya, tidak hanya untuk menghitung namun juga berbagai kebutuhan yang lain seperti komputer kedokteran dan sebagainya.

Saya membagi dalam 3 hal mendasar tentang komputer yaitu :

1. Hardware yang dapat diartikan perangkat keras atau perangkat komputer yang dapat dilihat dengan kasat mata, sebagai contoh: CPU, Monitor, Keyboard, Mouse, Printer dan sebagainya.

2. Software yang dapat diartikan perangkat lunak atau perangkat pendukung komputer yang biasa kita sebut program komputer, sebagai contoh : Windows, aplikasi windows, linux, apple, java, visual basic, virus dan sebagainya.

3. Brainware yang dapat diartikan Pengguna atau manusia itu sendiri yang menggunakan komputer itu sendiri.

Baca Juga  http://ilmukomputer.org/category/komputer-dasar/